Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Sajak Tentang Kamu

Bunga mawar wangi semerbak baunya.
Bunga anggrek cantik indah menggoda.
Bunga matahari terlihat mempesona. 
Tapi aku tak menginginkannya. 
Aku menginginkan kamu daripadanya.

--------

Jika bunga mawar menjadi lambang kasih sayang. 
Cokelat manis menjadi tanda cinta. 
Cincin tanda pengikat.
Kamu adalah lambang dari ketiganya. 

------- 

Orang boleh bilang memilikimu keindahan dunia. 
Orang boleh bilang memilikimu sangat berharga. 
Tapi bagiku mendekatimu saja sudah jauh lebih bahagia daripadanya.

-------
26 Maret 2017

By My Side

Kuajak kau pergi membeli es krim hasil rekomendasi temanku. Setengah merengek aku berhasil membujukmu masuk ke pusat perbelanjaan. “Thank you. Sudah mau menemaniku,” ujarku setelah berdiri tepat di tempat jual es krim roll. Masih pagi antrian sudah lumayan panjang. Aku bersaing dengan anak kecil laki-laki yang melirik beberapa kali seolah musuh yang akan merebut pesananannya. “Dek, cokelatnya dikasih toping apa?” Si Ibu bertanya pada anaknya yang kehilangan konsentrasi melirikku. “Lihat itu si adik kecil lebih tertarik kamu daripada es krimnya,” ejekmu seraya menahan tawa. “Bisa saja kau, Ben. Mungkin si adik heran kakak sebesar ini ikut antri beli es krim,” sahutku.  “Sebenarnya apa bedanya dengan es krim lain? Beli yang sudah jadi tak perlu antri tinggal beli. Itu di toko sebelah juga jualan.” “Ini beda. Lihat cara buatnya. Ada cairan lumer yang dituang tiba-tiba bisa beku padahal seperti digoreng. Pasti sensasinya beda. Percaya sama aku.” “Pakai magic kali. Eh, sebentar itu kenapa pakai…

Tidak Ada Kau Hari Ini

Malam panjang yang berubah gelap. Kutidurkan badanku dengan tenang nyatanya pikirku kemana-mana. Kulihat potretmu di layar. Tiba-tiba teringat tentangmu yang tak bisa tidur tengah malam dan mengajakku bercanda lewat telepon. Kusuruh kau mematikan lampu agar bisa cepat tidur. Kini aku sendiri yang mencobanya, gelap ternyata. Aku baru tahu jika gelap di kamar tapi di luar terang bintang di langitpun tak nampak. Pantas sering kau keluhkan saranku untuk menghitung jumlah bintang lewat jendelamu. Tapi nyatanya aku bisa terlelap dalam, ketika terbangun sudah berganti hari. 
Tak ada ucapan selamat pagi. Tidak lagi ada suara melengking di telinga manja. Tidak ada lagi ucapan manis selamat bekerja. Tak lagi ada wajah ceria pengisi rongga di dada yang getarannya menumbuhkan senyum manis di bibirku. Pagi hari seperti biasanya aku harus tetap bekerja. Jalanan yang kulewati terasa asing. Canda tawa biasanya menggema di sepanjang jalan bersamamu. Kini jalan pun ikut bisu. Aku dan langkahku ditenangka…

KEBERPIHAKAN YANG TIDAK MEMIHAK

Gunung Fuji dalam postcard kuterima hari ini. Kalimat rindumu terlantun di belakang gambar. Kau membuat mataku basah. Ini bukan pertama kalinya kau mengirimkan postcard. Sudah ketiga kalinya kau hadir di depanku dalam secarik postcard. Kadang rindu menggantung di langit-langit kamarku. Suaramu masih terbayang dalam deretan foto yang kutempel di dinding. Satu bagian terbaik dari setiap deretan foto itu adalah senyummu.
Kau menungguku duduk di sebuah kursi caffe. Termenung sendiri tanpa seorang pun di sana. “Maaf aku terlambat.” “Tidak, aku yang terlalu datang cepat. Tak sabar ingin segera bertemu denganmu,” balasmu seraya tersenyum. Aku duduk di depanmu dengan penuh tanya. “Sepertinya ada hal penting,” tebakku hati-hati. “Ya, sangat penting untuk sesuatu yang spesial. Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Kamu mau kan?” “Kemana?” tanyaku yang bahkan baru duduk sebentar kau ajak keluar. Sebuah pusat perbelanjaan. Kau membawaku ke tempat biasanya kau tidak suka. “Kenapa ke sini? Bukankah kau…

SAJAK CINTA

Kata orang kalau kamu jadi bodoh Mungkin sedang jatuh cinta Kata orang kalau kamu jadi ceroboh Mungkin sedang jatuh cinta Seperti aku kepadamu yang berubah bodoh dan ceroboh, mencari besaran khawatirmu -------------------------------
Kamu sendiri, aku sendiri Kita sama-sama sendiri Mengayuh hidup sejalan tapi tak bersatu ----------------------------------
Ada kalanya tak sengaja itu indah Seperti saat jatuh kepadamu tiba-tiba Jatuh cinta -----------------------------------
Ketika Pangeran jatuh cinta Raja menginginkan Putri Ketika Putri jatuh cinta Raja menginginkan Pangeran Ketika jatuh cinta, aku menginginkan kamu Melebihi tahta Raja ---------------------------------
Ada orang menghabiskan separuh waktunya untuk belajar Ada orang menghabiskan separuh waktunya untuk bermain Ada orang menghabiskan separuh waktunya untuk bekerja Tapi aku menghabiskan separuh waktuku untuk mencintaimu ----------------------------------
Ada orang pemberani Ada orang pengecut dan aku hanyalah pecinta di ruang semu Yang takut tapi me…

Instrumen Asesmen Membaca

ASESMEN MEMBACA
A. IDENTITAS ANAK
1.Nama                     : ............................................................................................... 2.Tempat Tgl Lahir  : ............................................................................................... 3.Usia                       : ............................................................................................... 4.Jenis Kelamin        : ............................................................................................... 5.Alamat                   : ............................................................................................... 6.Kelas                      : ............................................................................................... 7.Sekolah                  : ............................................................................................... 8.   Tanggal asesmen: ....................................................................................…