Langsung ke konten utama

Tahap Perkembangan Karir

Secara teoritik tahap perkembangan karir individu dapat dikelompokkan menjadi 5 tahap perkembangan (Super, dalam Seligman, 1994).

1.       Tahap Perkembangan/Pertumbuhan/Growth (Usia 4 – 13 tahun)
Tahap ini terdiri dari tiga sub tahap yaitu:
a.    Sub Tahap Fantasi/fantasy (4 – 10 tahun) ditandai dengan minat anak berfantasi untuk menjadi individu yang diinginkan, kebutuhan dan menjalani peran.
b.      Sub Tahap Minat/Interest (11 – 12 Tahun) pada sub tahap ini tingkah laku yang berhubungan dengan karir mulai dipengaruhi oleh hal-hal yang menjadi kesukaannya. Hal yang disukai atau tidak disukai menjadi penentu utama aspirasi dan aktivitas.
c.       Sub Tahap Kapasitas /capacity (13 – 14 tahun) anak mulai mempertimbangkan kemampuan pribadi dan menaruh perhatian pada persyaratan pekerjaan yang diinginkan.

2.       Tahap Eksplorasi/Exploration (14 – 24 tahun)
Tahap ini terdiri dari tiga sub tahapan yaitu:
a.  Sub tahap Tentatif/Tentative (14 – 17 tahun) menentukan pilihan pekerjaan dengan mempertimbangkan bidang kerja dan tingkat pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan, minat, kapasitas, nilai dan kesempatan.
b.     Sub Tahap Transisi/Transition (18 – 21 tahun) sub tahap ini merupakan periode peralihan dari pilihan pekerjaan yang bersifat sementara menuju pilihan yang bersifat khusus.
c.    Sub Tahap Percobaan/ Trial (22 – 24 tahun) sub tahap ini melaksanakan pilihan pekerjaan dengan memasuki dunia kerja.

3.       Tahap Pembentukan/Establishment (25 – 44 tahun)
Tahap ini terdiri dari dua sub tahap, yaitu:
a.   Sub Tahap Percobaan dengan Komitmen/trial with commitment (25 – 30 tahun) individu merasa nyaman dengan pekerjaan, sehingga ingin terus mempertahankan pekerjaan yang dimiliki, tugas perkembangan pada masa ini adalah menstabilkan pilihan pekerjaan.
b.  Sub Tahap Stabilisasi/Stabilization(31 – 44 tahun) pola karir individu stabil, menetapkan pilihan pekerjaan agar memperoleh keamanan dan kenyamanan dalam bekerja, melakukan peningkatan dalam dunia kerja dengan menunjukkan perilaku yang positif dan produktif dengan rekan kerja.

4.       Pemeliharaan/Maintance (45 – 64 tahun)
Pada masa ini mempertahankan posisi pekerjaan tersebut dengan cara meningkatkan kapasitas/pengetahuan baru dan bersaing dengan rekan kerja yang lebih muda. Individu harus memiliki kemampuan bersaing  dengan rekan kerja, siap dengan perubahan teknologi, memenuhi tuntutan keluarga, berkurangnya stamina, sanggup mengerjakan tugas dengan lebih baik, memperbaharui pengetahuan dan ketrampilan, berani melakukan pekerjaan yang berbeda dan menghadapi tantangan baru.

5.       Penolakan/Decline (lebih dari 65 tahun)
Tahap ini terdiri dari dua sub tahap yaitu:
a.       Sub Tahap Decelaration (65 – 70 tahun) mulai mengurangi tingkat pekerjaan secara efektif dan mulai merencanakan pensiun.

b.      Sub Tahap Retirement (lebih dari 71 tahun) individu mulai menarik diri dari lingkungan kerja.

Komentar