Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Standar Penilaian Pendidikan Terbaru

Dasar hukum Standar Penilaian Pendidikan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 23 Tahun 2016 bahwa Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta didik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Ruang lingkup penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas: 1.Penilaian hasil belajar oleh pendidik; Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan dalam bentuk ulangan, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan.
Penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk: 1)mengukur dan mengetahui pencapaian kompetensi Peserta Didik; 2)memperbaiki proses pembelajaran; dan 3)…

Standar Proses Terbaru

Dasar hukum yang mengatur standar proses pendidikan terdapat dalamPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Standar Proses merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan.
A.Perencanaan Pembelajaran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandiria…

20 Minutes

Kau berlari ke arahku bukan hanya untuk memberikan senyuman. Kau menepuk bahuku dan mengajakku duduk sejenak di caffe depan kantor sebelum pulang. “Akhirnya kerjaanku kelar juga,” keluhmu sesaat setelah meletakkan tas di atas meja dan duduk dengan bebasnya. Kepalamu bersandar di kursi, kaki kau luruskan dan tanganmu di atas meja. “Kau tahu hari ini sepertinya aku banyak membuat kesalahan. Dalam sehari lima kali disuruh mengganti laporan. Aku capek,” curhatmu. Kau memejamkan matamu. “Ah, akan terasa tenang seperti ini walau sesaat!” “Kau mau pesan apa, Lia?” tanyaku seraya membuka menu. Kau masih terpejam, “Hari ini aku mau jus. Pilihkan apa saja asalkan itu jus.” “Yakin, apa saja? Bukannya ada buah yang kamu nggak suka,” celetukku. Kau pun membuka mata dan menarik menu dari tanganku. “Melon.” “Mbak,” panggilku. “Jus melon satu.” “Kamu nggak pesan?” tanyamu seraya mencondongkan badan ke arahku. “Hari ini aku puasa,” jawabku seraya menunjukkan jam tangan. “Yah, maaf Gi atau kubatalkan sa…