Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

Sstts.. Ini Tentang Ayah

Hari ayah di Indonesia jatuh ditanggal 12 November tapi bagiku hari ayah adalah setiap hari. Kenapa? Karena kata-kata ayah selalu melekat di keseharianku. :D Bicara tentang ayah tak akan ada habisnya. Ayah adalah sosok istimewa yang sejajar dengan ibu. Ayah adalah orang tangguh yang bisa dibilang superhero. Mau tahu perjuangan ayahku. Waktu itu aku masih kecil bisa dibilang bayi baru lahir, kata ibu ayah yang menggantikan popokku, ayah yang mencuci baju-bajuku karena ibu masih terbaring lemah, ayah yang memandikanku, dan ayah pula yang menenangkanku saat menangis.    Setelah beberapa minggu lahir, waktu cuti di Jawa pun telah hampir habis, aku dibawa kembali ke Sulawesi Tengah – Palu, ya lagi-lagi ayahku superhero. Ayah membawa barang-barang dalam tas besar dan meletakkan kakak di bahunya demi untuk bisa naik kapal Ferri. Berdesak-desakan mencarikan kami tempat duduk. Setiap kali mendengar cerita itu aku tak bisa membayangkan betapa lelahnya ayah. Dan ini yang lebih tangguh lagi. Setel…

Aku Pergi

Sepi berubah rombeng,

lusuh dan aku masih berjalan

dengan kakiku sendiri.



Mau kemana kamu?



Malam semakin menampakkan kelamnya

dan cinta tak lagi indah.



Sepi telah melumat

dan

hujan telah mencukupi baskom cinta gila ini.



Mau kemana kamu?



Aku pergi



Solo, 29 Jan 2013

Orang Ketiga

Suaranya bergetar di balik lubang gagang teleponku. Suara yang kutangkap tak begitu jelas. Kuminta dia datang kemari. Ke sini. Mungkin di tempat ini suaranya akan kembali nyaring. Bersamaku menikmati hujan sampai reda.


“Siapa?” Kau bertanya padaku.

“Seorang teman dan aku memintanya datang kemari,” jawabku seraya meletakkan gagang telepon.

Kurasa kopi di cangkirku telah setengah dingin. Sudah kudiamkan lima belas menit saat mendengarkan Eli di gagang telepon.

Kulihat kau membolak-balikkan kertas kerjaku dengan tangan kiri. Sementara tangan kirimu memegang secangkir kopi. Sesekali kubenahkan letak kacamataku. Aku melirikmu.

“Yud, itu penting. Hati-hati dengan cangkir kopimu.”

“Seberapa penting kertas ini dibanding denganku?” tanyamu menggodaku.

Aku melanjutkan mengetik lagi.

“Setelah semua ini selesai kau harus, wajib, mau menghadiri acara launching produk baruku.” Kau meletakkan cangkir kopimu di meja.

“Aku kan sudah bilang, Yud. Aku belum tahu sampai kapan ini semua akan selesai.”

Kuli…

First Desain

Yeah, lama tidak muncul. Datang dengan utak atik hobi lama dengan bantuan CorelDraw.
Yah, tidak usah berbasa-basi lagi. Cekidot.
My first desain. Rumah dengan 3 lantai.
Minimalis modern.

Tampak dari depan



Tampak dari samping


Denah


Masih amatiran sih tapi semoga menginspirasi. :D  Sekian dan terima kasih