Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Anon...

Hai, Anon. Apa kabarmu malam ini?
Suara petikan gitar di sampingku bermelodi indah. Perpaduan harmoni yang sempurna. Bisakah kau petikan satu lagu runtut untukku? Aku ingin mendengarnya. Bolehkah?
Ah, pasti kau tak mau. Kau saja duduk di depan sana menyaksikan pertunjukan lain, bagaimana mungkin kau tiba-tiba memainkan musikmu di sini. Camp ini terasa bagai langit dan bumi. Kau 100 meter di depanku sana dengan imajinasimu sendiri. Kau sibuk memainkan pensilmu dan entah apa yang tergores di sana. Aku hanya bisa tengadah, berharap kau berhenti sejenak dan bergabung dengan kami, tapi itu seperti barang langka.

Anon, Anon bukankah ini kesempatan kita untuk melakukan sesuatu di luar rutinitas, tapi kenapa kau masih saja melakukan rutinitasmu itu. Kemarilah Anon aku ingin mendengar suaramu. Kau belum pernah bicara di depanku. Kau hanya tersenyum ketika bersama teman-temanmu. Susah payah aku meminta izin untuk ikut camp ini, tapi tampaknya sia-sia. Bahkan menoleh ke arahku pun kau seolah tak…