Langsung ke konten utama

Anehnya Perlakuan di Negeriku Ini


Pernahkah kalian mendengar cerita ini? Ini terjadi di negeriku tercinta karena masyarakatnya tak begitu tahu tentang anak-anak yang terlahir luar biasa dan disepelekan begitu saja. 

Dua orang anak tunarungu tinggal di sebuah asrama. Pada malam hari mereka berdua izin ke kamar mandi tapi ternyata mereka keluar untuk bermain di luar desa. Apa yang terjadi? Tahu-tahu mereka sudah dalam keadaan telanjang dilucuti pakaiannya dikira pencuri. Mereka berdua dikepung para warga bahkan dipukuli. Warga pikir mereka orang jadi-jadian, hanya karena disuruh bicara mereka tidak bisa bicara. Apakah itu salah mereka kalau tidak bisa bicara? Tentu tidak. Aku yang mendengar cerita itu rasanya geram dan ingin mengatakan kepada warga di sana. Seandainya itu adalah anak mereka apakah mereka rela anaknya diperlakukan seperti itu? Kurasa tidak. 

Kudengar sebuah cerita tentang anak tunanetra yang berlatih orientasi mobilitas di sekolahnya. Kemudian ia mempraktekkan OM itu di jalan raya. Saat menyebrang ia melakukan apa yang diajarkan di sekolah tapi naas anak itu tewas seketika karena sopir bus yang tidak tahu tentang orientasi mobilitas. Sopir itu tidak mengerti saat anak tunanetra itu menggunakan tongkatnya untuk membantunya menyeberang jalan. 

Lalu dengan mata kepalaku sendiri kulihat seorang anak tunagrahita yang diseret oleh security keluar dari sebuah pusat perbelanjaan di bulan September lalu. Ia menangis bahkan berteriak-teriak. Ia masih ingin masuk ke dalam  tapi oleh security tetap tak boleh masuk. Lalu aku bertanya pada diriku sendiri apakah anak itu boleh masuk jika ia tidak seorang diri? Apakah anak itu boleh masuk jika pakaiannya bagus dan tidak lusuh? 

Apakah ini yang namanya diskriminasi? Apakah dengan cara ini anak-anak itu diperlakukan? Sementara banyak anak luar biasa di luar sana yang ingin melihat keindahan dunia. Apakah keindahan dunia itu hanya milik orang normal? Tidak bukan. Mereka juga sama seperti kita. Mereka juga ingin diperlakukan seperti kita, ingin melihat dunia yang diciptakan Tuhan untuk mereka. Seandainya mereka punya pilihan terlahir menjadi anak normal mungkin di dunia ini tak ada anak luar biasa, yang ada anak-anak biasa.

Komentar

  1. mau dibilang aneh ya beginilah negeri ini

    BalasHapus
  2. ------->> TUHAN, manusia terlalu mengitimewakan kesederhanaannya.

    BalasHapus
  3. begitu trenyuh hati ini saat membaca postingan sobat,,,,,

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda di sini