Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Juni, 2011

MATA BENINGKU

Mata bening yang suka berbohong hanya milik Anggoro. Mata bening yang pertama kali kulihat. Mata bening yang pengertian, mencairkan suasana, tak pernah mengadu dan menuruti semua keinginanku. Bahkan ketika aku meminta mengakhiri hubungan dengannya, ia rela dan kali ini, aku menemukan mata bening pada sosok lain, Angga namanya. Mata bening ini sedikit berbeda dari mata bening milik Anggoro. Mata bening milik Angga lebih bersinar cerah, lebih berkharismatik, lebih jujur, lebih tegas dan anehnya Tuhan mempertemukan dua pasang mata bening itu di hadapanku. “Angga?” Aku terhenyak, tak percaya sosok mereka bertemu secara bersamaan. Ice cream yang baru saja kubeli meluncur ke lantai seolah mengajak berdansa di tengah hiruk pikuk ketegangan sarafku. “Alia, kamu kenal dia?” tanya Angga seraya memincingkan mata beningnya dengan curiga. Aku tak bisa ambil suara sedikitpun. Suaraku tercekat dan takut akan menorehkan satu kesalahan jika mengaku. “Dia tak mengenalku, tapi aku mengenalnya,” sahut Ang…