Langsung ke konten utama

Syukurilah Kawan

Pernahkah kita bersyukur atas nikmat-Nya yang diberikan kepada kita?
Nikmat mempunyai organ tubuh yang lengkap tidak seperti saudara-saudara kita yang mengalaminya.
Pernahkah kita bersyukur bisa menulis, bisa berjalan, bisa berekspresi, bisa melakukan aktivitas sendiri tanpa bantuan dan semua hal kecil, tetapi belum tentu bisa mereka lakukan?



Coba kalian lihat anak tunanetra sejak lahir pernahkah mereka menunjukkan ekspresinya: tersenyum, marah dan lain-lain kalau tidak diajari caranya.
Coba perhatikan bagaimana sulitnya anak dengan gangguan motorik untuk menulis. Barangkali satu kalimat, satu katapun membutuhkan waktu yang lama. 
Coba kalian lihat anak tunarungu yang tak bisa mendengar dan memanfaatkan sisa-sisa pendengarannya, betapa sulitnya mereka untuk bicara.
Coba perhatikan mereka yang tak bisa melakukan semuanya sendiri dan masih bergantung pada orang lain karena akibat dari kecacatannya. Pernahkah kalian berpikir kita yang bisa melakukan sendiri saja sering kali merepotkan orang lain?

Bukannya mereka malas, bukannya mereka tak ingin melakukan hal yang bisa kita lakukan, tetapi karena keterbatasan mereka yang menjadikannya seperti itu, Kawan.

Dulu tak pernah kubayangkan mendengarkan lagu D'masiv "Jangan Menyerah" dinyanyikan langsung oleh anak-anak yang berkebutuhan khusus dan dalam dua tahun yang berlangsung lagu ini seperti lagu wajib yang mereka nyanyikan.

Sungguh menyentuh dan tak bisa kupungkiri saat mendengar mereka menyanyi lagu itu jiwa-jiwa melankolisku muncul.

: tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi


kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

repeat reff1
reff2:

Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa

repeat reff1
repeat reff2

===========================================
Pernahkah berpikir sampai sedemikian rupa? Bersyukurlah kawan. Jangan menyerah! Kalau kita menyerah bagaimana dengan mereka. Apakah kita kalah dengan mereka di dalam semua keterbatasan masih ingin maju? Seharusnya kita memberikan contoh yang kepada mereka, agar mereka tidak kehilangan rasa bersyukur juga.


Komentar

  1. ceritanya inpirasi bangat sis..
    Keep spirit on writing ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda di sini