Langsung ke konten utama

Malam-Malamku Menggila


Malam apa ini, kawan? Aku merasa menggila
Tiba-tiba saja kau datang singgah di kepalaku
Menyusuri setiap saraf-sarafku lalu merasuk ke dalam aliran darahku
Menuju jantungku dan ikut memompanya

Apa malam ini aku benar-benar gila?
Begitu saja kau terlintas dan aku tertawa

Ku harap malam ini saja aku memikirkanmu
Karena malam ini aku merasa gila
Selebihnya jangan lagi, kawan
Aku tak kan membiarkanmu masuk ke otakku

Jangan kau racuni otakku dengan virus canggihmu
Lihat, baru beberapa menit saja otakku meyakini kau ada di sini
Jangan lagi, kawan kau sangat jauh bahkan butuh waktu tiga jam untuk memintamu hadir di sini

Kurasa aku ingin tertawa, kawan karena ini lucu
Kau tak datang dengan pesanmu malam-malam
Lalu tak ucapkan selamat malam
Mengapa tiba-tiba aku memikirkanmu?

Hanya tulisan namamu yang tak sengaja berlalu dan kubaca
Lalu seharusnya itu juga cepat berlalu
Tapi otakku kawan, otakku tak bisa menahanmu
Kurasa malam ini aku gila karena namamu tak mau berhenti mengelitikku
Ia tetap di posisi itu tak bergeser seperti mataku tapi tak seperti tanganku
Tanganku ingin melihatmu, melihatmu dan melihatmu
Mungkin memang saraf  telah memberi pesan ke otak untuk melihatmu, melihatmu dan melihatmu

Izinkan aku memikirkanmu malam ini, kawan
Kau begitu lucu dan aku jadi merindu
Kurasa aku sedang menggila dan besok pagi pasti reda


Solo, 2 Mei 2011

Komentar