Langsung ke konten utama

N.A.W.A


Jengah
Hanya duduk menunggu angin menyemaikan cintaku ke atas awan
Sedang rinduku padamu tak tersampaikan

Aku di sini Nawa masih dengan wajah maluku
Apa kau masih dengan wajah memalumu?

Jari-jari mungilku kian melebar Nawa
Bagaimana dengan jarimu?
Semakin susutkah?
Aku ingin tengok

Aku ingin kelingking-kelingking kita menari
Menebar janji
Memotong waktu hanya bersamamu Nawa
Tapi,
Detik ini tak ada kupu-kupu yang datang bawa serbukmu,
atau burung merpati yang bawa pucuk suratmu,
atau tebing-tebing yang memantulkan gema teriakan rindumu..
Tak sedikitpun…
Kau masih jadi NAWA di langit kan?


Solo, 21 Februari 2011

Komentar