Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Anak Berkemampuan Mental Rendah

DEFINISI
Tunagrahita merupakan kata lain dari Retardasi Mental (mental retardation)
Tuna berarti merugi.
Grahita berarti pikiran.
Retardasi Mental (Mental Retardation/Mentally Retarded) berarti terbelakang mental.
Tunagrahita sering disepadankan dengan istilah-istilah, sebagai berikut:
1. Lemah fikiran ( feeble-minded);
2. Terbelakang mental (Mentally Retarded);
3. Bodoh atau dungu (Idiot);
4. Pandir (Imbecile);
5. Tolol (moron);
6. Oligofrenia (Oligophrenia);
7. Mampu Didik (Educable);
8. Mampu Latih (Trainable);
9. Ketergantungan penuh (Totally Dependent) atau Butuh Rawat;
10. Mental Subnormal;
11. Defisit Mental;
12. Defisit Kognitif;
13. Cacat Mental;
14. Defisiensi Mental;
15. Gangguan Intelektual

Menurut American on Mental Deficiency (AAMD)
American Association on Mental Deficiency (AAMD) dalam B3PTKSM, (p. 20) mendefinisikan retardasi mental/tunagrahita sebagai kelainan: yang meliputi fungsi intelektual umum di bawah rata-rata (sub-average), yaitu IQ 84 ke bawah berdasarkan tes individual; yang munc…

JENIS-JENIS ANAK AUTIS

1. Autisme Masa kanak ( Childhood Autism )

Autisme Masa Kanak adalah gangguan perkembangan pada anak yang gejalanya sudah tampak sebelum anak tersebut mencapai umur 3 tahun. Perkembangan yang terganggu adalah dalam bidang : a. Komunikasi : kualitas komunikasinya yang tidak normal, seperti ditunjukkan dibawah ini : Perkembangan bicaranya terlambat, atau samasekali tidak berkembang. Tidak adanya usaha untuk berkomunikasi dengan gerak atau mimik muka untuk mengatasi kekurangan dalam kemampuan bicara. Tidak mampu untuk memulai suatu pembicaraan atau memelihara suatu pembicaraan dua arah yang baik. Bahasa yang tidak lazim yang diulang-ulang atau stereotipik. Tidak mampu untuk bermain secara imajinatif, biasanya permainannya kurang variatif. b. Interaksi sosial : adanya gangguan dalam kualitas interaksi social :   Kegagalan untuk bertatap mata, menunjukkan ekspresi fasial, maupun postur dan gerak tubuh, untuk berinteraksi secara layak. Kegagalan untuk membina hubungan sosial dengan teman seb…

CI-BI (Anak Berbakat)

(Alasan Perlunya Pendidikan Luar Biasa BagiAnak Berbakat KONSEP KESAMAAN KESEMPATAN MEMPEROLEH PENDIDIKAN MENUNJUKKAN KESEMPATAN UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI INDIVIDUAL SEOPTIMAL MUNGKIN ANAK BERBAKAT SERING GAGAL MENCAPAI PRESTASI YANG SESUAI DENGAN POTENSI MEREKA TANPA DUKUNGAN TAMBAHANKEBERBAKATAN DIPEROLEH DARI PELAYANAN KHUSUSKEGAGALAN MEMPERTEMUKAN KEBUTUHAN ANAK BERBAKAT, DAPAT MENIMBULKAN KERUGIAN YANG LUAR BIASA HEBAT, BUKAN HANYA BAGI ANAK BERBAKAT SENDIRI TETAPI JUGA BAGI MASYARAKAT SECARA KESELURUHAN
DEFINISI KEBERBAKATAN KEBUDAYAAN YUNANI KUNO, orang yang memiliki kecakapan Luar Biasa hebat (di Roma: Insinyur atau prajurit, di Amerika: test IQ Stanford Binet à memiliki skor IQ 130 atau 140) SEKARANG INI, anak berbakat ialah yang memperlihatkan secara konsisten penampilan luar biasa hebat dalam suatu bidang yang berfaedah KELEMAHAN DEFINISI AWAL KEBERBAKATAN, (1) anak harus memperlihatkan melalui penampilan, sehingga berakibat menghambat kemungkinan melakukan identifikasi; (…

Prinsip-Prinsip Pendidikan dan Pengajaran Anak Autis

Pendidikan dan pengajaran anak autistik pada umumnya dilaksanakan berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
a.Terstruktur Pendidikan dan pengajaran bagi anak autistik diterapkan prinsip terstruktur, artinya dalam pendidikan atau pemberian materi pengajaran dimulai dari bahan ajar/materi yang paling mudah dan dapat dilakukan oleh anak. Setelah kemampuan tersebut dikuasai, ditingkatkan lagi ke bahan ajar yang setingkat diatasnya namun merupakan rangkaian yang tidak terpisah dari materi sebelumnya.
Sebagai contoh, untuk mengajarkan anak mengerti dan memahami makna dari instruksi "Ambil bola merah". Maka materi pertama yang harus dikenalkan kepada anak adalah konsep pengertian kata "ambil", "bola" dan "merah". Setelah anak mengenal dan menguasai arti kata tersebut langkah selanjutnya adalah mengaktualisasikan instruksi "Ambil bola merah" kedalam perbuatan kongkrit. Struktur pendidikan dan pengajaran bagi anak autistik meliputi : - Str…

Bagaimana kita mengenali Anak dengan Autis?

Tanda-tanda awal Autisme anak usia 0-5 tahun (Harris, 1989) Bayi lahir usia 6 bulan •Anak terlalu tenang •Sensitif, mudah menangis terutama pada malam hari, susah ditenangkan •Jarang menyodorkan kedua lengannya ketika minta diangkat •Jarang mengoceh •Jarang senyum •Jarang menunjukkan kontak mata •Perkembangan gerakan kasar tampak normal Usia 6 bulan – 2 tahun •Tidak mau dipeluk atau tegang ketika diangkat •Cuek ketika menghadapi orang tuanya •Tidak mau bermain permainan sederhana, CILUKBAAA…! •Tidak berusaha menggunakan kata-kata •Tidak tertarik pada mainan •Bisa sangat terarik pada kedua tangannya sendiri •Mungkin menolak makanan keras atau tidak mengunyah Usia 2 tahun – 3 tahun •Tidak tertarik pada benda/orang atau menunjukkan perhatian khusus •Menganggap orang lain sebagai benda •

Dengan Sisa Keyakinanku

Aku memanggilmu ketika gelap menyergapku Dan menutup pandanganku Kuingat kamu tiba-tiba :Saat aku jatuh kau tak membangunkanku Tapi aku bangun dengan sisa dayaku
Aku ingat saat berdiri di tengah keramaian kala itu Terasa kosong meski pandanganku tertuju padamu kala itu Kau pun tahu aku akan pergi kala itu Dan kau tak menahanku kala itu
(Kau seperti seonggok patung yang diam, seperti tembok kekal berdiri kokoh, seperti paku tertancap sempurna dan mereka-mereka itu yang menarikku dari kenyataan)
Tak ada sepatah kata yang kudengar dan yang ingin kudengar Tak ada kata selamat tinggal dan tak kudengar kata selamat jalan yang ingin kudengar Meskipun aku pergi lama dengan sisa keyakinanku Meskipun aku takkan kembali dengan sisa keyakinanku
Kini kulihat sekelilingku, sekitarku dengan sisa keyakinanku Kupanggil pun kau tak muncul, tak berpendar, kau lenyap, tak hadir, tak bersiul, absurd Saat terpejam, dalam lelap, dalam diam tak kujumpai bayangmu dalam dimensi itu Tetap tak kudapati parasmu dengan sisa k…