Langsung ke konten utama

TUNGGU AKU CINTAKU

(First Love)



Berdiri tengadah pikirku masih menunggu
Berteriak memanggilmu di lautan, iri pada ombak yang berkejaran
Menghitung mahkota bunga yang layu semakin tampak seperti diriku
Membelalak menunggu jarum jam terhenti, tak jua temukan kata pasti
Sudah kubentangkan telinga tuk cari radarmu, mengangkap sinyalmu

Sampai ketika,
Kutanyakan pada batu atas inginku..
Sekeras dirimukah aku? Tak berbalas
Kutelusuri garis-garis di telapak tanganku..
Serumit itukah jalanku menemukanmu?

Sampai ketika,
Berbelit-belit pikiran di otakku
Tak terangkai harmonis seperti mauku
Jangan-jangan kau sudah dimakan semut
Bercampur tanah jadi satu

Ya sudahlah cintaku
Tunggulah saja aku
Kelak kita takkan terpisahkan lagi
Seperti layaknya sepasang sepatu
Sama-sama mati dan melengkapi
Dibuang satu dibuang semua
Direngkuh satu direngkuh semua
Usang satu usang semua

Solo, 2009

Komentar