Langsung ke konten utama

Perbedaan Identifikasi dan Assesmen


Identifikasi
Assesmen
Tujuan
Mengelompokkan atau mengklasifikasikan antara anak ABK atau bukan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
Merancang program pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan agar dapat mengikuti proses belajar seperti anak normal.
Contoh: penyusunan PPI
Alat yang digunakan
Alatnya sederhana, dapat dibuat oleh guru.
Alatnya tidak harus terstandar
Alat tidak sederhana dan harus terstandar baik formal maupun informal.
Contoh: Snellen Card, Test IQ, dll
Orang yang melakukan
Guru yang telah dilatih.
Orang tua yang telah dilatih.
Mahasiswa PLB yang telah dilatih.
Orang-orang yang ahli dan memiliki disiplin dalam bidang tertentu.
Contoh: Dokter, Psikolog, Orthopedagog, Psikiater, neurolog, therapis, dan lain-lain
Prosesnya
Melalui observasi sederhana dengan memperhatikan keseharian anak dalam hal motorik.
Interview sederhana.
Melalui Tes IQ, tes hasil belajar, tes ketajaman penglihatan, tes ketajaman pendengaran, tes psikologi.
Non tes berupa observasi dan wawancara lanjutan.

Komentar