Langsung ke konten utama

Biarkan Aku Bercerita

Biarkan aku bercerita kawan,
tentang mereka yang kehilangan nyali,
datang dengan muka pedih,
menunduk menelungkupkan wajah,
seakan pedih sedang mengelayuti wajah-wajah mereka

Biarkan aku bercerita kawan,
tentang mereka yang berapi-api,
ingin menusukkan pedang mereka di langit yang tertinggi,
meraung-raung bangga,
seolah telah menang dilaga pertempuran

Biarkan aku bercerita kawan,
tentang pengantar wajah bahagia dan muram,
mereka datang dengan wajah bahagia meskipun sedang muram,
tapi mereka juga muram ketika bahagia datang menghampirinya

Biarkan aku bercerita lagi kawan,
tentang pengantar wajah abstrak,
datang dengan tenang tak menampakkan mimiknya,
wajah siapakah itu?
tak ada yang dapat menebaknya,
ia begitu terlarut dalam wajah datarnya,

Komentar