Langsung ke konten utama

Di Atas Kecewaku

Kuingat ketika kupergi

Kau diam tak berbahasa

Tak menahan tak mengelak

Pasrahnya dirimu dapat kubaca

Dulu kaulah yang menahanku

Menegurku membisikkan kata lembut

Di telingaku “Jika kau pergi dengan siapa aku di sini?”

Tapi mengapa saat aku akan beranjak

Katamu nyaris tak kudengar

Kau melepas lepas sesuka air mengalir

Sebelum aku kehilanganmu

Ternyata aku telah kehilangan nyalimu

Di mana tubuh yang tegar dan selalu bertahan itu

Tertelan tanahkah?

Kecewa, kukecewa

Di atas kecewa melepasmu

Ternyata masih ada yang lebih kecewa

Kau, kau kehilangan jati dirimu

Disaat aku sedang bertarung dengan kekecewaanku

Komentar