Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Maret, 2009

Bulan Itu

Sudah dapat kuhitung dengan lima jariku
Tiap jari mewakili satu masa waktu
Bagai skala dalam peta
Waktu makin berkurang
Waktu makin menerjang
Tapi jarak masih saja terbentang
Tumbuh aku
Dan tumbuh juga kau
Kau tak tahu aku
Aku tak tahu kau
Bulan itu hampir datang
Yaitu waktu yang tepat tuk melupakan
Impian karang yang dulu kokoh tapi terpendam
Satu dekade
Tepatnya di bulan itu

Kau Tanya

Kau tanya aku marah??
Haha..
Kau tanya aku kesal??
Haha..
Kau tanya aku sebal??
Haha..
Kau tanya aku sedih??
Hihi..
Kau tanya aku perih??
Hihi..
Kau tanya aku menangis??
Hihi..
Sudah gaharu cendana pula
Ke mana saja…
Sudah redup baru tanya
Kalau bersinar ke mana-mana
Tanya saja pada batu
Seperti kerasnya hatimu
Bertanya seperti itu padaku