Langsung ke konten utama

Tapi

Sejenak mendesah
Menatap hampa kosong di depanku
Tiada lagi angin itu
Dan juga dirimu
Ku mulai menghapus coretan tinta,
yang tergambar bersama dulu
Meski hanya sebiji mentimun pun aku tak ragu
Tapi,
Ternyata masih saja tersisa bayangmu
Dalam dimensi warna hariku
Dulu aku mengikatmu seperti tali
Tak ingin berpaling darimu
Meski aku tak tahu hatimu
Tapi,
Tak peduli lagi diriku akan gelombang itu
Yang ku mau kini,
Pergi dari sisi itu
Karena di sisi itu ada kamu

Komentar